Jl. Sala KM 11.5 Yogyakarta
humas@sttii-yogyakarta.ac.id
(0274) 496257

S1 Teologi STTII Yogyakarta Gelar Kuliah Umum "Pastoral Letters" Bersama Profesor dari Westmont College

16 Jun 2026 Berita Tahun 2026
S1 Teologi STTII Yogyakarta Gelar Kuliah Umum "Pastoral Letters" Bersama Profesor dari Westmont College

YOGYAKARTA — Program Studi S1 Teologi Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Yogyakarta sukses menyelenggarakan rangkaian Kuliah Umum bertajuk "Pastoral Letters". Kegiatan akademik yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 10 hingga 12 Juni 2026 ini, diadakan di gedung Kapel Chris Marantika STTII Yogyakarta.

Kuliah umum ini menghadirkan pembicara utama Telford Work, Ph.D., seorang profesor teologi dari Westmont College, California, AS. Guna menjembatani penyampaian materi, jalannya perkuliahan dipandu dan diterjemahkan langsung oleh Teguh Pramono, M.Si. Seluruh rangkaian acara berlangsung secara intensif setiap harinya dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

Kegiatan wajib ini diikuti dengan antusias oleh seluruh mahasiswa S1 Teologi tingkat 2 hingga tingkat 4. Dalam pemaparannya, Prof. Telford Work menekankan bahwa fokus utama perkuliahan ini bukan sekadar mentransfer pengetahuan teologis secara teori, melainkan membangun sebuah kemitraan pembelajaran (learning partnership). "Tujuan kita adalah menemukan apa yang diajarkan oleh surat-surat pastoral ini, meneruskan pembelajaran tersebut kepada sesama pemimpin dan jemaat awam, serta memperkayanya dengan wawasan kritis dan akademis," ujarnya.

Secara runut, materi yang dikaji dari hari ke hari meliputi:

  • Hari Pertama (10 Juni): Surat Titus – Berfokus pada keterampilan menemukan kebenaran firman (discovery process) dan strategi menjangkau jiwa di tengah realitas budaya sekitar.
  • Hari Kedua (11 Juni): Surat 1 Timotius – Mengupas tema pemuridan, pembentukan jemaat lokal, kehidupan Kristen yang holistik, serta pentingnya akuntabilitas dan kontekstualisasi pelayanan.
  • Hari Ketiga (12 Juni): Surat 2 Timotius – Mendalami pola pertumbuhan dan multiplikasi kepemimpinan (duckling discipleship), serta pemahaman teologis mengenai esensi hamba yang setia di tengah tantangan zaman.

Selain mendalami teks Alkitab, para mahasiswa diajak aktif dalam diskusi kelompok kecil untuk merefleksikan tantangan pelayanan nyata. Mereka ditantang untuk membandingkan dinamika gereja mula-mula yang dilayani oleh Timotius dan Titus dengan konteks pelayanan gerejawi di Indonesia saat ini.

Sebagai penutup dari rangkaian kuliah umum ini, para mahasiswa tingkat 2 sampai 4 dibekali tugas penulisan akademis berupa komparasi teks Alkitab serta penyusunan laporan rencana aksi nyata (action plan). Melalui tugas ini, mahasiswa diharapkan dapat langsung menerapkan, menaati, dan membagikan buah pemikiran teologis yang didapat kepada jemaat maupun masyarakat luas. Melalui kuliah umum ini, STTII Yogyakarta terus berkomitmen meningkatkan kualitas akademik serta memperluas jejaring global demi melahirkan hamba-hamba Tuhan yang siap melayani di era disrupsi.